Rabu, 01 Agustus 2018

PPG vs S2


Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah mbak setelah lulus enaknya PPG atau S2 ya???
PPG dan S2 adalah sesuatu yang berbeda.  Ketika PPG berada pada level 7 sedangkan S2 satu tingkat diatas PPG yaitu 8. Kedua mempunyai otientasi yang berbeda.  PPG lebih berorientasi untuk guru sekolah dasar hingga menengah,  sedangkan S2 lebih berorientasi menjadi dosen.  Kalau dari saya,  ketika kamu bertanya saya harus pilih mana s2 atau ppg, saya akan jawab otientasimu lebih pada apa ketika ingin jadi guru maka ambil PPG tapi jika ingin menjadi dosen ambil S2. 

Bedanya apa mbk emang,  PPG sama S2???
Seperti yang sudah di jelaskan diatas berpedaan PPG dan S2,  selain itu sistem akademik nya juga berbeda.  Ketika S2 itu kuliah kalau PPG itu workshop lokakarya atau workshop yang menghasilkan karya.  Jadi PPG menuntut kita untuk melakukan semua hal dengan profesional selayaknya guru profesional

PPG berapa kuliahnya berapa lama???
PPG dilaksanakan selama 1 tahun.  Terdiri dari 2 semester. Semester 1 workshop lokakarya dan semester 2 kita PPL.  Workshop nya ini ada sekitar 7 siklus dan di akhir i dengan proposal PTK.  Jangan berharap kuliah workshop ini sama seperti kuliah pada umumnya yaa...  Karena kuliah workshop sistemnya kontinue, setiap hari senin sampai jumat pukul. 07.00 sampai 17.00 bahkan sering kali lebih.  Nah makanya kita harus siapkan badan dengan stamina yang OK jadi biar ngga sakit.

Katanya PPL nya itu nanti diluar jawa ya???
Dipastikan tidak kakak-kakak.  Semester ini saya sedang mengalami PPL dan alhamdulillah masih di tanah jawa tepatnya solo juga. 

Kalau biar tau info PPG gimana???
Sering sering buka laman ppg.ristekdikti.go.id yaa....
Semua tentang ppg ada disana.  Kapan akan ada PPG lagi

Semoga bermanfaat,
Kalau ada pertanyaan lain bisa komen atau kirim email ke itsnadzuriyati27@gmail.com

Minggu, 11 Februari 2018

Bergolatan Batin Dunia

Sejak saya posting foto satu angkatan PPG Matematika prajabatan bersubsidi UNS 2018 banyak yang whatsapp yang intinya loh itsna bukannya S2???  Atau ngga itsna S2 apa PPG sih???
Nah saya mau menjawab pertanyaan teman-teman tersebut,  maaf aja kalau ada yang bilang alay karena buat semacam klarifikasi seperti ini.

Jadi, Saya sudah kuliah pascasarjana ini selama 1 semester.  1 semester ini bukanlah waktu yang lama untuk berkuliah. Sampai pada akhirnya pengumuman mengenai PPG prajabatan bersubsidi diumumkan oleh ristekdikti,  dan saya dinyatakan lolos dengan LPTK UNS juga.  Nah jadi saya, ketrima 2 program yang berbeda tetapi di kampus yang sama.  Dan pada akhirnya saya galau,  teramat galau.  Jalan mana yang harus saya tempuh PPG atau S2. 

Setelah melewati pergulatan batin yang kuat dan pertimbangan disana sini,  akhirnya saya memutuskan untuk memilih PPG.  Lantas S2 nya?? Cuti??  Disini saya tidak sendiri bersama dua teman sy yg lain konsul hingga ke Dekan tetapi didapat informasi bahwa minimal cuti itu sudah menempuh dua semester sedangkan aku baru satu semester. Dan akhirnya Insyaallah saya mengundurkan diri dari S2 nya walaupun surat pengunduran diri belum turun sampai sekarang.  Bukan berarti tidak bisa diambil dua duanya.  Sebenarnya bisa saja diambil dua duanya,  tetapi ada banyak hal yang harus saya pertimbangkan ketika saya ambil keduanya. 

Seperti itu jawaban dr saya atas pertanyaan teman-teman 😂

Doakan ya semoga PPG nya lancar dan S2 nya akan di ganti dengan yang lebih baik lagi dari Allah SWT.

Rabu, 18 Oktober 2017

Kelas Inspirasi Wonogiri 2

Ini adalah kali kedua saya mengikuti acara kelas inspirasi (KI). Setelah sebelumnya di boyolali, kali ini saya berada di wonogiri. Bukan bukan sebagai panlok tetapi hanya sebatas dokumentator saja.

Di wonogiri ini saya mendapatkan sekolah yang cukup ekstrim karena berbatasan dengan pacitan dengan menempuh jarak yang cukup jauh. Sekitar 2 jam dr alun alun wonogiri.

Awal pertemuan kami di grup WA SDN Brenggolo 2 yang sedikit diwarnai percekcokan 😝 akibat ke pekaan kami terhadap suatu kata kata. Tp lambat laun grup itu menjadi asyik. Dan bertemulah kita pada suatu malam jam stengah 1 pagi 😂

Bertemu dengan adik adik lucu membuat kami dapat melupakan sejenak rutinitas penatnya dihari biasa. Pemandangan di sekitar SD yang tak biasa membuat kami betah tinggal disana. Namun sayang pekerjaan tetap memanggil kami. Semoga kita dapat segera BTS ke brenggolo

Pertemuan dengan grup cucok mangap squad yaa dulu kita menyebutnya grup ini karena hasil foto fotonya banyak yg mangap. Tak hanya sampai di sini tetapi masih terus berlanjut. Setelah beberapa dari kami bertemu di wonosobo, sepertinya akan bertemu kembali di jember.

Jumat, 04 Agustus 2017

Memantik Cita, Sehebat Singa

Ya itulah tema yang Kelas Inspirasi Boyolali 2 ambil tahun ini. Setelah tahun sebelumnya sudah sukses dengan acara serupa yang di selenggarakan di kecamatan cepogo, musuk, dll. Kini tahun ke 2 KI Boy diselenggarakan di 3 kecamatan yaitu Simo, Sambi, dan Nogosari dengan 15 sekolah di setiap kecamaran di ambil 5 sekolah.

Ini adalah pengalaman pertama saya bergabung dengan komunitas ini, berawal dari ajakan salah seorang rekan di organisasi kampus sy mendaftarkan diri mengisi formulir online sebagai panlok (panitia lokal). Dan tak disangka ternyata sy terpilih masuk di divisi acara. Kebayang dong gimana rasanya baru pertama kali dan langsung di divisi acara. Awalnya malu malu ketemu mereka karena bisa di bilang ini adalah pertama kalinya sy ikut KI dan karena sy bukan beradal dari boyolali. Sampai-sampai mereka sebut saya panitia impor 😀😀

Sekitar 6 bulan lamanya kami mempersiapkan acara itu. Kemarin 28 & 29 juli 2017 kami sukses melaksanakan acara tersebut. Walaupun yang pasti masti masih ada kekurangan disana sini.

Kelas inspirasi Boyolali 2 salah satunya di adakan di sd cermo 2 sambi. Ini salah satu pengalaman terbaik sy karena walapun saya tidak sepenuhnya terjun langsung tapi saya sempat menjadi penanggung jawab sd ini.

Sd cermo ini adalah sd yg berada di paling utara kec sambi dengan jumlah siswa 75 orang. Bisa di bayangkan kan bagaimana sekolah ini. Dalam satu sekolah hanya terdapat 75 siswa. Satu kelas di sd ini tidak ada 20 orang bahkan ada yg kurang dr 10 orang.

Tetapi ketika kita kesana alhamdulillah siswa-siswa disana benar-benar menyambut Kami dengan baik. Seperti anak-anak pada umumnya yang malu malu tapi akhirnya mereka mau mendekat. Terimakasih untuk 15 relawan untuk sd cermo yang sudah datang dan meluangkan waktunya untuk berbagi cerita, cita dan pengalaman untuk adik adik di SD Cermo 2. Semoga share pengalaman kalian dapat berguna untuk adik-adik, dan semoga cita-cita mereka bs tercapai 🙏

Terimakasih mas hanggana selaku ketua fasil sd cermo, mbk arlin yg suka sy repotin kalau lagi virmeet 😅, dan mbk novia yang sudah bantu kita semua 😁
Terimakaaih untuk para inspirator bu dosen rystina sudah menemani kita survey lagi waktu itu tapi zonk, mbk nophi apoteker yang strong dibela-belain dari surabaya sampai ke simo boyolali, mbk jijah seniman jogja yang kece abis yg pastinya capek banget habis dr KI magelang langsung ke KIBoy, Kak dillon marketing yang sukanya cari mangsa di mana mana yang sudah jauh jauh pula dr jekardahhhh dan satu lagi mas liek si penulis yang juga sc nya funrising percayalah mas liek bukan inspirator ganjelan untuk Sd cermo 😂
Terimakasih untuk 2 dokumentator kece kak adrians yg datang dr gresik dan sudah mau direpotin ketika virmeet sampai malam malam, kak uzy si fotografer awesome yang pada akhirnya kerja sendirian di HI 😂

Kalau ingin kepo lebih jauh soal KIBoy 2 bisa dilihat di ig dengab hastag #KIboy2 atau #kelasinspirasiboyolali2

⏰ Jumat, 4 agustus 2017

Rabu, 14 Juni 2017

Kisah 2

Tahun lalu aku sempet menuliskan bahwa aku sudah ingin puasa di perantauan lagi.  Namun pada kenyataannya tahun ini 2017 aku harus masih tetap puasa di perantauan.  Dan ini akan ditambah 2 tahun lagi.
Bismillah semoga allah selalu memperlancar selalu
.
.
.
.
⏰ 00.32 Kamis,  15 Juni 2017

Rabu, 13 Juli 2016

Maafkan aku SENJA

Sore itu langit begitu indah
seperti biasa, dia selalu tampak cantik
namun tak seperti biasa
yang disini mungkin sedang sakit
dan dengan melihatmu senja
yang disini semakin sakit

sekarang,
aku sedikit membencimu
kau, mungkin tak hanya aku yang menyuakimu
tapi, aku tak ingin orang lain melihatmu seperi aku melihatmu

biarkan aku menyelesaikan perasaan ini
biarkan aku terus bisa melihatmu senja
kau tak salah senja
hanya saja yang disini mungkin sedang lelah

bisakah kau menungguku? aku ingin kembali seperti dulu senja,
aku dan kau
egois? memang
tapi itu mau ku
rasanya ingin menghilang tapi aku selalu merindumu senja
bersabarlah untuk sedikit lagi....

Rabu, 13 juli 2016 22.29 wib

Rabu, 15 Juni 2016

#Perasaan1

suka
sayang
cinta
Perasaan seperti itu yang buat wanita suka bingung. sekesar suka? atau sayang? atau sudah sampai pada level cinta?
wanita belum betul- betul mengetahuinya setelah ia benar benar memikirkannya. seperti itu lah yang mungkin beberapa saat lalu dialami
seseorang tidak akan paham hal itu sebelum ia merasa ditinggalkan
ternyata aku butuh dia, ternyata tanpanya aku hampa, hanya butiran debu semata dan bla bla bla
Tapi pada akhirnya setelah aku menyadarinya, itu hanyalah angan belaka tak terarah ternyata dia sangat sulit untuk kuraih padahal kita dekat dekat sungguh sangat dekat. sampai pada akhirnya aku mencoba melepasnya move dan menjauh dari apa yang biasanya hingga sampai pada akhirnya aku tau dia dengan yang lain... perasaan marah, sedih menggelayut dihati tapi apa daya, siapa aku?
aku tak bisa berbuat apa apa..
sampai sekarang walaupun dia jahat dengan saya, saya selalu dengan mudah  memaafkannya selalu bisa tersenyum seolah baik baik saya..

sampai pada akhirnya aku hanya bisa berdoa semoga tuhan selalu memberikan yang terbaik.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
inilah sepenggal kisah tak berujung 

Kisah 1

Rabu, 15 Juli 2016

tahun ke 3 puasa di perantauan. entah tahun depan masih ketemu puasa disini atau tidak. berharap sudah tidak lagi.. sudah selesai semua utusan perkuliahan S1 nya
setelah itu mau kemana? pertanyaan yang masih sulit dijawab. ingin sekali rasanya mengikuti sm3t ingin andil mencerdaskan anak bangsa di pedalaman sana.
semoga ini tidak hanya sekedar cita cita dan tulisan belaka. akan selalu berusaha untuk mewujudkannya

terus semangat menggapai cita cita yang mulia 😘😘

Kamis, 26 Mei 2016

"Cerpen" Berusahalah Selagi kau Mampu

Deru suara mobil avanza yang sudah membawanya berjam-jam tak membuatnya tertidur. Kantukpun tak dia rasakan. Bahkan ketika semua penumpang didalam mobil tersebut terlelap dengan mimpi-mimpi indahnya. Kecuali 2 laki-laki yang bergantian untuk mengemudikan mobil. Dilihatnya setiap inchi dari perjalanan yang ia lewati. Tatapannya terliat biasa saja, tapi coba lihatlah lebih dalam. Tatapan itu menyimpan berjuta-juta bahkan milyaran makna dan pertanyaan. Sekalipun kau adalah manusia terpintar di bumi ini, belum tentu bisa menjawab semua pertanyaan dibenaknya.
Dia segera mengambil buku kecil berwarna ungu dan berenda putih dari dalam tasnya. Dibukanya buku tersebut. Dia mulai menulisnya. Sebuah catatan panjang. Sebuah cerita? Ah sepertinya bukan. Tulisannya penuh dengan garis penghubung. Seperti sebuah daftar. Ya! Sebuah daftar tempat yang ia sudah lewati dalam perjalanan panjang kali ini. Ini adalah penentuan akhir dari perjuangan pertamanya. Sebuah peluang emas untuk mencetak catatan baru. Semua orang menginginkan ini, dan kini gadis berjilbab putih ini menjadi 1 dari 5 orang yang beruntung kali ini. Olimpiade Sains Nasional 2015. Mengikuti OSN adalah salah satu mimpinya sejak lama. Dan kini dia sendiri tak percaya, Allah memberikan keberuntungan besar padanya. 2 minggu karantina di Jakarta, 2 hari lain digunakan untuk sedikit menyegarkan pikirannya di jakarta.
Dibukanya lembar demi lembar dalam buku itu, perlahan hingga sampai pada halaman terakhir. Disampul belakang buku itu ada foto dua orang gadis berbaju pink dan hijau yang sedang bermain boneka. Meraka tampak bahagia. Dalam kertas kecilnya menuliskan sebuah kalimat yang kemudian ia tempel di samping foto tersebut. “Hari ini aku mengikuti jejakmu. Aku juga akan membalaskan kekecewaanmu”
Mobil berhenti di pom. Gadis berjilbab putih segera menutup matanya. Berpura-pura tertidur seperti yang lainnya. Sesekali membenarkan posisi tidurnya, seolah-oleh menikmati tidurnya saat ini. “Rena… Rena…” suara itu lagi. Suara yang sering ia dengar akhir akhir ini. Ya, itu suara Bu Lely, guru matematikanya sekaligus pendampingnya pada OSN kali ini. Menurutnya Bu Lely adalah guru terbaik sepanjang hidupnya, mungkin bukan hanya dia tetapi juga teman-temannya.
“SPBU lagi ya bu? Masih berapa jam lagi”
“ya Ren, mungkin sekitar 3 jam lagi kalau ngga macet”
“mana mungkin ini kan Jakarta. Sudah biasa kalau macet” jawab Rena lirih diikuti dengan senyum di bibirnya yang menampakkan lesung pipinya. Lesung pipi inilah yang membuat iri semua orang.
Tak berapa lama. Mobil itu pun kembali melaju dengan cukup kencang. Tak terasa 3 jam berlalu dengan cepat, kini ia sudah sampai di hotel tempat dia akan menginap.ini adalah pengalaman pertama Rena dalam mengikuti OSN sampai tingkat nasional.Rena adalah satu-satunya wakil dari SMPnya. Ya SMP Kartika Putra adalah SMP yang cukup terkenal karena setiap tahunnya selalu ada yang mewakili ke tingkat Nasional. Bahkan pernah ada yang menyambet juara 2 untuk mata pelajaran matematika. Dan kini ia harus berusaha sekuat tenaga agar ia bisa menjadi juara pertama tidak hanya untuk mewujudkan mimpinya selama ini tetapi juga membalaskan kekecewaan kakaknya.
Rena telah bersama teman sekamarnya Amira. Namun baru sekitar 5 menit mereka bersama Amira sudah terlelap dalam tidurnya mungkin karena ia kecapeaan. Berbeda dengan amira, Rena lebih memilih membuka dan menulis di bukunya kembali. Menceritakan semua yang terjadi kepada kakaknya. Rania adalah kakak Rena yang 2 tahun lalu meninggal karena asma kronis yang dideritanya. Dulunya Rania juga salah satu siswa SMP Kartika Putra yang berhasil lolos OSN hingga tingkat nasional. Namun mimpi untuk dapat meyambet juara 1 OSN harus gagal karena saat hari H ia kelelahan dan asmanya kambuh, sehingga ia tidak bisa mengerjakan secara maksimal. Sesampainya dirumah selama seminggu Rania tidak henti-hentinya menangis, setiap kali ada yang menasehatinya ia malah semakin menyalahkan dirinya sendiri, sehingga selama seminggu tidak ada yang berani bercanda atau menertawakan sesuatu dirumah,
Setelah kejadian itu Rania menjadi trauma untuk mengikuti OSN dan prestasinya semakin menurun. SMA ia sempat mengikuti OSN namun hanya sampai pada tingkat Kabupaten saja. Semua orang tidak tahu bahwa sejak OSN tersebut hidupnya telah hancur. Sampai pada 2 tahun yang lalu asmanya kambuh dan semakin parah. Rania berpesan kepada Rena bahwa ia harus belajar lebih giat lagi agar bisa mengikuti OSN sampai tingkat nasional dan membalaskan kekecewaannya. Dan sejak saat itu Rena belajar lebih giat lagi dan berusaha sekuat tenaga dan sampai akhirnya sekarang ia bisa berada disini.
Hari pertama OSN, Rena mengawalinya dengan baik. Dia bisa bergaul dengan teman-temannya. Dia juga bisa mengerjakan soal latiahan awal OSN dengan baik. Dia yang pertama menyelesaikan soal latihan itu pertama kali. Di saat yang lain masih kebingungan, Rena tersenyum puas dengan hari itu. Hari keberuntungannya. Sebuah awal yang bagus untuk memulai.
Hari kedua, ketiga, dan keempat dan kelima berjalan lancar. Sejauh ini semua baik baik saja. Rena tetap bisa mengerjakan soal-soal latihan dengan baik. Dia selalu menjadi yang pertama dalam mengerjakan soal. Bu Lely tersenyum bangga. Sepertinya tahun ini akan menjadi awal terciptanya sejarah baru di SMP kartika Putra. Rena akan memenangkan OSN itu. Dengan kondisinya yang seperti itu, kemungkinan besar dia akan meraih juara OSN.
Rena membuka matanya perlahan, masih dalam tempat yang sama. Artinya ini semua bukan mimpi. Dia memang benar-benar berada di jakatra untuk mewakili sekolahnya dalam OSN tingkat nasional. Rena tersenyum. Seperti kata orang “Awali pagimu dengan senyuman” karena memang, sedikit banyak mood kita saat pagi, banyak mempengaruhi keadaan kita untuk sehari kedepan. Hari ini, tidak ada jadwal latihan, ataupun pertemuan lain. Jadi, hari ini Rena memutuskan untuk berlibur sedikit bersama Amira. Hari ini hari yang cerah. Tidak mendung, tidak juga terlalu panas. Mulanya Bu Lely tidak mengizinkan, tapi karena Rena memohon mohon dengan sangat sungguh-sungguh, akhirnya Bu Lely terpaksa mengizinkan dengan syarat, Rena dan Amira harus kembali sebelum waktu asar.
Jam 8 pagi. Rena dan Amira pergi jalan-jalan berkeliling kota jakarta. Mereka pergi menggunankan trans jakarta. Tidak tau tujuan jelasnya. Hanya berkeliling melihat-lihat ramainya kota jakarta. Rena dan Amira juga mampir ke mall untuk membeli baju. Karena, umumnya harga baju dan barang-barang di jakarta lebih murah daripada daerah lain. Kecuali harga bahan pangan tentunya.
Jam 11 siang, Rena dan Amira berniat pulang, 1 jam perjalanan dan sesampainya di hotel, mereka bisa beristirahat sejenak. Tampaknya mereka sudah lelah. Tapi walaupun begitu, sepertinya mereka sangat senang hari ini. Pengalaman pertama berkeliling sendirian di Jakarta. Halte bus ada di seberang jalan. Hari sudah siang, dan lalu lintas sangat ramai. Hanya menyeberang saja membutuhkan waktu yang lama. Amira yang tidak sabar segera ingin pulang segera menarik tangan Rena, dan memimpin untuk menyeberang. Tapi tiba-tiba kendaraan dengan kecepatan tinggi melaju dari arah selatan dan Braaakk… Amira yang terburu-buru menyeberang tertabrak motor hingga tangannya penuh darah. Tubuhnya terhempas ke jalan. Rena sangat takut. Darah sampai ke tangan Rena, dia hanya diam sampai orang-orang mulai mendekat dan membawa Amira ke rumah sakit. Rena yang panik, langsugn menelepon Bu lely yang sedang berada di hotel. Memintanya dan guru pembimbing Amira segera datang ke rumah sakit.
Malam ini berbeda. Tak ada Amira di tempat tidur. Kosong. 1 kamar ini hanya ditempati oleh Rena. Kejadian tadi membuat Amira harus dirawat di rumah sakit. Rena merasa sangat bersalah. Hari ini dia membuat teman sekamarnya tidak bisa mengikuti OSN. Harusnya tadi mendengarkan nasehat Bu Dewi saja. Tapi apalah saya. Nasi telah menjadi bubur. Amira benar-benar sudah tidak bisa mengikuti OSN besok.
Pagi harinya, benar benar bukan hari yang menyenagnkan. Rena mengawalinya dengan buruk. Dia benar-benar tidak bisa fokus mengerjakan soal. Rena terus memikirkan Amira.

Pengumuman hasil OSN yang ditunggu-tunggu kini sudah tiba. Nama Rena tidak disebut dalam pemenang OSN. Tapi tak apa. Dia mengerti. Rena tidak akan mengulangi kecerobohan dan keegoisannya lagi. Dia akan benar-benar memperhatikan nasehat orang lain. Juga nasehat kakaknya. Dia akan tetap berjuang. Masa depannya masih dalam genggaman.

Minggu, 14 Juni 2015

Pelatihan Pengelolaan Majalah 2015

Bulan Juni ini kami dari LPM Figur FKIP UMS mendapatkan amanah dari Kabagmawa untuk dapat menyelenggarakan sebuah acara yang bertajuk "Pelatihan Pengelolaan Majalah".
Saya sebagai seorang yang dihubungi oleh bagmawa sebenarnya bingung kenapa saya yang tiba-tiba harus dihubungi oleh bagmawa?? menjadi orang yang di kenal oleh pak suryadi... bingung jujur sama acara ini ngga mudeng, ngga ngerti aa maksudnya. dan kenapa kita yang harus ngadain. tapi apapun itu maksud dari acara ini yang penting kami sudah menjalankan amanah yang diberikan kepada kami.
dan Apapun pandangan dari LPM diluar sana mengenai kita, kita akan jadikan angin lalu, karena kami hanya mematuhi apa yang mereka bilang ke kita...
masalah dana PPM saya cukup kaget ketika diberi tahu oleh salah seorang demis. tapi kami tidak ambil pusing soal dana.... karena itu sebenarnya bukan acara kami. maka ngga usah diambil pusing :)
semnagat untuk proker selanjutannya ya :) :) :)



















Kamis, 07 Mei 2015

Seminar Nasional bersama "Asma Nadia" dengan tema "Hati-hati Kesetrum Cinta"


Seminar dilaksanakan tanggal 3 juni 2015 di Auditorium Muhammad Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta
Harga tiket masuk
·         Diamond : Rp. 90.000,- (mendapatkan buku Asma Nadia)
·         Gold         : Rp. 60.000,-
·         Silver       : Rp. 40.000,-
·         OTS         : Rp. 100.000,-
Tiket masuk bisa diambil di kantor LPM Figur UMS, bookstore UMS atau Togamas.
Fasilitas yang didapatkan berupa ilmu, snack, sertifikat, booknote, pulpen, doorprize dan lain-lain
Pemesanan tiket : Fitri (089685058408)
                             Nur Aini (087888528233)
Pembayaran rekening Bank BRI 5839-01-000180-50-9 atas nama Ida Purnamasari

o   Ikuti juga  lomba menulis puisi dimulai tanggal 1 mei – 25 mei 2015

 Syarat dan ketentuan lomba menulis puisi
1.      Tema bebas tetapi mendidik
2.      Puisi hasil karya sendiri yang merupakan imajinasi sendiri dan belum pernah dipublikasikan
3.      Tidak menggunakan kata-kata yang pornografi
4.      Diketik dengan format, jenis huruf TNR 12, Kertas A4, margin top : 4, left: 4, right: 3, bottom: 3 dan spasi 1
5.      Keputusan dewan juri tidak boleh diganggu
Pendaftaran lomba puisi
Biaya pendaftaran Rp. 15.000, pembayaran bisa melalui rekening Bank BRI 5839-01-000180-50-9 atas nama Ida Purnamasari
Atau Kunjungi kantor LPM Figur FKIP UMS (Gedung B lantai 2 sayap utara)
Bisa juga lewat email lpmfigurfkipums@gmail.com  dengan format puisi_(nama)_no hp.
Melalui via email wajib sertakan bukti pembayaran
Ketentuan lebih lanjut  hubungi Laras (085643958535)


Untuk seminar nasional maupun lomba puisi info lebih lanjut kunjungi:
Blog Figur : lpmffigur.blogspot.com
Twitter       : @lpmf_figur

Facebook   : LPM FIGUR

Selasa, 30 Desember 2014

Akhirnya KESETRONGAN SAYA TUMBANG :(



Selasa, 30 Desember 2014
Mungkin ini adalah hari-hari di akhir tahun ’14 yang sedikit menyedihkan. Awal figur periode 2015 yang menyedihkan..
Satu pertanyaan saya ‘Apakah bisa tahun ini saya setrong kembali?’
Tumbangnya saya hari ini karena suatu kalimat yang entah dia dapat dari mana. ‘BANYAK OMONG ngga ADA BUKTI’ kalimat yang singkat tapi maknanya sangat dalam. Bikin sakit. Aku Cuma tanya mbak emang tau ya kerja saya seperti apa selama ini??? Banyak sekali pengorbanan yang saya buat untuk lpm selama ini. Apakah semuanya bukan bukti?? Adanya saya ketika rapat? Apa itu juga bukan bukti?? Apa ya saya jarkom hanya jarkom? Ngga berangkat gitu?? Tidak semua saya lakukan.
Apa selama ini saya suka ngerepotin? Pasti iya! Tapi ketika memang kalian tidak bisa saya akan melakukan itu sendiri.
Apakah jadi sekretaris itu mudah??? Jawabannya tentu tidak. Kamu harus jadi pemimpin kedua yang bener-bener bakoh, iso di andelke, ngga sembarangan ngambil keputusan dan banyak lagi....
Suatu ketika buat kamu mbak yang nulis itu kita buktikan bagaimanakah kerja saya!!! Jangan asal ngomong sembarangan....

Rabu, 12 November 2014

Catatan Kecil di Penghujung Jabatan


Minggu, 9 November  2014….
Mulai terpikir buat ngisi blog lagi, karena sudah lama tidak posting cerita atau motivasi disana
Bermula dari saya memutuskan untuk bergabung dengan LPM Figur. Sebenarnya memang sudah lama suka menulis tapi jauh dari kesan bias… makanya kenapa ikut figur karena pengen bisa nulis…
Hari demi hari saya jalani degan lpm figure sampai pada akhirya saya terpilih jadi seorang “sekretaris umum” walaupun umum 2 tapi buat saya ini adalah sebah anugrah dari Allah untuk saya. Saya tidak tahu apa ynag mereka pikirkan tentang saya, kenapa harus saya padahal saya baru semester 1 itu yang terjadi dibenak saya ketika itu terjadi. Dan apakah saya bisa menjalankan amanah ini ….
Dan pertanyaan itu terjawab seiring berjalannya waktu.. banyak sekali yang saya peroleh dari awal sampai saat ini tentu bukan sekedar pengalaman biasa tapi pengalaman yang luar biasa…
Seorang sekretaris adalah second leader setelah ketua, jadi kita mempunyai arti yang sangat penting juga. Jangan meremehkan sekretaris. Jadi sekretaris harus tahan banting bisa jaga sikap dan tentunya BAKOH SETERONG dengan situasi yang ada.
Pertama kali yang namanya buat sebuah proposal, dan aku ngga ngerti seperti apa itu dan dituntut utuk membuatnya dalam satu malam. Itu adalah salah satu pengalaman yang tak terlupakan tentunya..
Yang paling luar biasa adalah terpilihnya saya sebagai SEKRETARIS 1 PPA FKIP UMS 2013. Melalui serangkaian tes wawancara yang ketat menurut saya dan ini adalah salah satu pengalaman yang luas biasa dalam hidup saya. Mula nya bukan cita-cita jadi salah satu panitia PPA, saya Cuma pegen jadi PMK atau mungkin korlap. Tapi dari dorongan rekan anggota figur kalau boleh sebut nama namanya Ubaed as gubred. Saya disuruh mencoba mendaftar jadi sekretaris PPA padahal ketua as rais menginginkan saya untuk menjadi PMK saja… dan tidak hanya itu, masi ada serangkaian orang (anggota figur juga) yang sepertinya tidak terlalu suka dengan saya mendaftarkan diri sebagai sekretaris.. dan saat  itu saya bilang ke mbak ubaed kalau “ngga usah lah daftar2 seperti itu” tapi dia bilang nggapapa dek coba saja siapa tau masuk tapi juga harus siap-siap paling ngga masuk… saya menuruti apakata dia sampai pada akhirnya hari wawancara itu tiba. Kata mbk ubaed juga terserah kamu aja dek mau dijawab apa ngga usah dipikir yang aneh-aneh sesukamu.. seminggu setelah wawancara itu saya dapati pengumuman bahwa saya terpilih menjadi sekretaris 1 PPA. Jabatan yang tak pernah saya inginkan bahkan saya mimpikan akan saya jalankan. Pertanyaan saya sama apakah saya mampu??? Saya langsung ke kantor figur saya kasi tahu rekan yang disana. Ada mbk rina, mbk utari dan mbak ubaed mereka  senang dan sedikit terharu tentang itu… mereka berpesan kamu bisa dek. Jangan sampai lahanmu dimakan sama yang kedua J sebuah semangat dari teman-teman yang tak akan bernah saya lupakan. Tetapi ada juga teman-teman yang ya malah menceritakan kejelekan bukan kejelekan sih tapi menakut-nakuti. Tapi itu malah membuat saya berpikir bahwa saya pasti bisa. Nama figure ada ditanganku untuk saat ini. Tunjukkan kepada HMP dan UKM lain bahwa ini loh figure mempunyai SDM yang bagus-bagus dan…
Melalui PPA juga saya semakin mengenal senior-senior saya, teman-teman dari jurusan lain, lebuh tau BEM dan DPM tentunya. Berkat PPA saya jadi bisa kenal mas faith dan mas endra sehingga lebih mudah mencari tanda tangan proposal. Hehhee
Thanks PPA sudah membuat saya menjadi salah satu orang penting diantara semuanya kepanitiaan PPA. Ini sebuah pengalaman yang tak terlupakan tentunya..
H-… saya akan menanggalkan jabatan saya sebagai sekretaris umum. Banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan. Thanks figur. Bukan hanya sekedar sebagai organisasi tetapi juga keluarga kedu saya..
Dan saya bangga jadi bagian LPM FIGUR FKIP UMS J