Sabtu, 06 Oktober 2012

Menjadi Siswa Populer??

-->

A
PAKAH kamu ingin populer???? Sebagian besar remaja akan menjawab “YA”. Itilah remaja pada masa pencarian identitas, dimana ingin diakui eksistensinya. Baik oleh orang tua,guru,apalagi oleh teman sebayanya. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah “Bagaimana menjadi siswa populer?”
Simak tips jitu menjadi siswa populer berikut:
  1. Perbanyak Teman
Bagi kamu-kamu –pada awal tahun pelajaran—akan memasuki sekolah baru, mulailah berkenalan. Mencari teman sebanyak-banyaknya. Mulai dari teman satu kelas hingga kakak kelas , dari yang paling tampan sampai yang paling cantik dari ekonomi kelas bawah hingga kaum elit . Carilah teman tanpa pandang bulu. Modalnya adalah PD (PERCAYA DIRI), ramah serta sopan. Niscaya kamu akan disenangi oleh teman-teman barumu
Bagi kamu-kamu –awal pelajaran –akan menjadi siswa kelas VIII,IX,XI atau XII, tetaplah perbanyak teman karena kamu akan memiliki adik kelas baru. Mendapat teman baru bukan berarti melupakan teman lama. Akan tetapi sebaliknya. Kamu harus tetap memupuk persahabatan dengan teman lamamu. Pepatah bijak mengatakan “MUSUH SATU TERLALU BANYAK, TEMAN 1000 KURANG”.
  1. Jadilah Siswa Yang Berbeda!
Siswa populer tidak hanya dimata siswa lain. Tetapi siswa populer dimata guru, pun sangat membanggakan. Caranya adalah jika temanmu ramai di kelas, sering membolos dan tidak mengerjakan PR, jadilah kamu siswa yang berbeda dari temanmu itu. Yaitu anak yang tenang dan memperhatikan penjelasan guru, rajin belajar/sekolah serta selalu mengerjakan PR.
  1. Tunjukkan Prestasimu!
Prestasi bisa melejitkan namamu sepopuler Barac Obama, Einsten, Nidji, Valentino Rossi, atau Daniel Radclife. Tak perlu repot-repot promosi, prestasimu yang akan membantumu di puncak tertinggi. Oleh sebab itu, mulai sekarang rajin belajar tekuni bakatmu dan jadilah siswa populer yang BERPRESTASI!!! J J

Ciri Akhwat Sejati, idaman HATI…



J J J
©       Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tapi dilihat dari kecantikan hati yang ada dibaliknya
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari begitubanyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari keikhlasan ia memberi kebaikan itu
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tapi dari apa yang sering mulutnya bicarakan.
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari keahlian berbahasa, tapi dilihat dari bagaimana cara ia berbicara
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang dijalan, tapi dilihat dari kekhawatiran dirinya yang mengundang orang jadi tergoda
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur
©       Akhwat sejati bukan dilihat dari supelnya ia dalam bergaul, tapi di lihat dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.


Siapa yang mau KAYA gitu????

PARADOK CINTA ANTARA CINTA YANG YANG INDAH DAN LOGIKA YANG LUMPUH




Ada sebuah paradok cinta yang menguji keindahan cinta kita atau yang menunjukkan kelumpuhan logika kita

Paradok itu adalah:
“Semakin sulit seseorang untuk dicintai, semakin ia membutuhkan cinta”
CINTA YANG INDAH
Dimuka bumi ini tidak ada cinta yang keindahan yang mengalahkan cinta ibunda, yang akan tetap mencintai bayi yang dilahirkannya, walaupun dia seperti apapun dan sesulit apa pun sifatnya
Tapi juga ada…
LOGIKA YANG LUMPUH
Di muka bumi ini juga, hidup orang-orang tetap menolak nasihat baik orang tua dan sahabat dan bahkan menolak mendengar nasihat nasihat dari diri sejatinya, bahwa dia harus menjauhkan diri dari orang yang buruk sifatnya dan palsu janji-janji cintanya
Orang lumpuh logikanya seperti ini akan tetap mencintai pendusta yang burukke seluruhan sifatnya, hanya untuk tersiksa dalam pernikahan yang buruk, yang melukai hati dan badannya dan yang merampas keindahan masa mudanya
Jika dia bertahan dalam rasa gengsi dan tak mau mengakui kesalahan dia akan hidup dalam sandiwara yang indah di depan tapi yang hina dan nista dibelakang
Tapi, jika dia ikhlas mengakui kesalahan dan kembali kepada keluarga dan kepada Tuhan sesungguhnya keluarganya mewakili pemaafan Tuhan
Jujur mengakui kegagalan dalam cinta, bukanlah sebuah cacat derajat / rusaknya nama. Ia adalah kewajiban untuk menghentikan keburukan dan memulai lagi dengan kebaikan yang menjadi hak kelahiran kita
Cinta itu gilanya sebentar, tapi bagimu yang melumpuhkan logika, deritamu bisa panjang
Maka belajarlah memisahkan antara kegilaan cinta yang sesaat, dari kebutuhanmu untuk berbahagia selamanya